Cara Bertengkar yang Cerdas

By Finalia KodratiSenin, Oktober 5
Pasangan Bertengkar

VIVAnews – Perbedaan pendapat yang berujung pada pertengkaran pasti sering Anda alami dengan pasangan. Hal tersebut memang tidak bisa dihindari apabila Anda dan pasangan dalam keadaan emosi lalu saling beradu argumen.

Pertengkaran merupakan hal wajar dan bisa menjadi proses pendewasaan hubungan. Lalu, bagaimana agar pertengkaran yang terjadi antara Anda dan pasangan tidak hanya sekedar perang kata-kata tetapi menjadi sebuah pembelajaran ?

1. Fokus

Saat bertengkar, fokuslah pada masalah yang memicunya, jangan melebar ke masalah lain yang tidak berhubungan. Seringkali saat bertengkar kita mengungkit masalah lama yang sudah selesai. Hal itu hanya akan membuat pertengkaran semakin sengit dan akan sulit menemukan jalan keluar karena pikiran Anda bercabang ke masalah lain yang sebenarnya sudah diselasaikan dengan baik. Jadi, saat bertengkar berusahalah untuk fokus pada masalah yang sedang terjadi dan hindari mengungkit masalah lama.

2. Akui kesalahan

Pertengkaran seringkali dipicu karena Anda atau pasangan tidak mengakui kesalahan. Cobalah untuk berjiwa besar dengan mengakui kesalahan jika Anda memang melakukannya. Jangan mencoba melindungi diri dengan melakukan kebohongan karena bisa menjadi bumerang bagi hubungan.

3. Tidak bertengkar di depan anak-anak

Bertengkarlah di dalam kamar dan jangan sampai anak-anak tahu. Bayangkan jika mereka melihat atau mendengar Anda dan pasangan saling berteriak satu sama lain. Hal itu pasti akan berpengaruh negatif pada perkembangan psikologisnya. Jika Anda menganggap masalah yang ada sangat penting untuk dibahas segera dan bisa memicu pertengkaran, segera ajak pasangan ke dalam kamar atau ruangan lain untuk membicarakannya.

4. Cari penyelesaian

Jangan sampai pertengkaran yang terjadi tidak menghasilkan apa-apa. Anda dan pasangan harus mendapatkan pelajaran baru dan cara menyelesaikannya. Ingatlah kalau pertengkaran adalah proses pembelajaran. Jadi hal itu semacam tes apakah Anda dan pasangan bisa menyelesaikannya atau tidak. Cari jalan keluar dan jangan menggantungkan masalah. Jangan sampai dikemudian hari Anda dan pasangan bertengkar karena masalah yang sama. Hal itu menandakan masalah tidak diselesaikan dengan baik dan tuntas.

5. Katakan maaf

Saat bertengkar Anda bisa saja mengeluarkan kata-kata yang menyakiti hati pasangan. Untuk itu, tidak penting siapa yang memulai pertengkaran, Anda juga harus meminta maaf padanya. Hal itu bukan hanya sekedar Anda mengakui kesalahan tetapi lebih pada menghargainya sebagai pasangan dan mempererat hubungan.

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: