Batasan Berhubungan Dengan Sang Mantan

infoD1

Jakarta Kadang kita tak bisa memberikan batasan yang jelas dalam berhubungan dengan mantan. Dan hal itu kemudian berakibat buruk pada hubungan yang baru. Sebenarnya, seperti apa batasannya?

Ternyata tak terlalu sulit untuk membuat jarak tegas untuk hubungan Anda dengan seseorang di masa lalu. Christina Colangelo, seorang ahli mengungkapkan batas-batas yang harus Anda berikan untuk sang mantan.

Menjadi mantan pasangan bukan berarti Anda memutuskan tali silaturahmi. Komunikasi bisa terus Anda lakukan, namun yang terpenting adalah isi dari komunikasi tersebut. Sebisa mungkin bicarakan hal-hal yang umum. Waktu dan media komunikasi pun sebaiknya diatur. Jangan sampai Anda membicrakan hal-hal yang terlalu pribadi atau intim di waktu-waktu yang tidak biasa. Tengah malam misalnya.

Mengenalkan kekasih kepada mantan bukan hal yang mudah. Sebaiknya untuk menghilangkan suasana yang kaku, kenalkan saja kekasih baru Anda dengan menyebut namanya, tanpa statusnya. Hindari juga untuk mencium pipi atau memeluk mantan kekasih di depan kekasih baru Anda. Salah-salah bertindak, hubungan cinta Anda malah jadi korban.

Menerima hadiah dari mantan kekasih bukanlah masalah. Namun jika hadiah itu mempunyai nilai sentimentil dan memori, sebaiknya jangan diterima. KEcuali Anda memang masih ingin menjalin hubungan dengannya.

Menyebut nama mantan di depan kekasih baru bukanlah hal yang salah. Namun jika terlalu sering, bahkan berkesan mengenang, Anda hanya akan menyakiti pasangan. pasangan Anda pun akan menganggap bahwa Anda masih mencintai mantan kekasih.

  1. Orang yang tidak puas di satu tempat jarang bisa bahagia di tempat lain

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: